<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>---{@... aku bukanlah siapa-siapa namun aku milik-Nya ... @}---</title>
	<atom:link href="http://noerlylee.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://noerlylee.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Jan 2012 21:46:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='noerlylee.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>---{@... aku bukanlah siapa-siapa namun aku milik-Nya ... @}---</title>
		<link>http://noerlylee.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://noerlylee.wordpress.com/osd.xml" title="---{@... aku bukanlah siapa-siapa namun aku milik-Nya ... @}---" />
	<atom:link rel='hub' href='http://noerlylee.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Jilbab bukan kerudung&#8230;..kerudung bukan jilbab (MUSLIMAH WAJIB BACA!!!)</title>
		<link>http://noerlylee.wordpress.com/2011/07/02/jilbab-bukan-kerudung-kerudung-bukan-jilbab-muslimah-wajib-baca/</link>
		<comments>http://noerlylee.wordpress.com/2011/07/02/jilbab-bukan-kerudung-kerudung-bukan-jilbab-muslimah-wajib-baca/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jul 2011 15:21:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fathiyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dienul Islam]]></category>
		<category><![CDATA[jilbab]]></category>
		<category><![CDATA[kerudung]]></category>
		<category><![CDATA[khimar]]></category>
		<category><![CDATA[muslimah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerlylee.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Semula masih terpikir bahwa sudah tertunaikan kewajiban untuk menutup aurat secara sempurna, sebelum mampu menyadari kesalahan tersebut. Bermula dari pertemuan dengan seorang dokter muslimah yang bekerja di salah satu klinik di antara kelima klinik di Surabaya yang harus berada dalam pengawasan saya. Dokter itu begitu santun dan pokoknya &#8216;wah&#8217; banget, sering berdiskusi dengan beliau memberikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerlylee.wordpress.com&amp;blog=3465790&amp;post=63&amp;subd=noerlylee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://noerlylee.files.wordpress.com/2011/07/kerudung.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-64 alignright" title="kerudung" src="http://noerlylee.files.wordpress.com/2011/07/kerudung.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>Semula masih terpikir bahwa sudah tertunaikan kewajiban untuk menutup aurat secara sempurna, sebelum mampu menyadari kesalahan tersebut.</p>
<p>Bermula dari pertemuan dengan seorang dokter muslimah yang bekerja di salah satu klinik di antara kelima klinik di Surabaya yang harus berada dalam pengawasan saya. Dokter itu begitu santun dan pokoknya &#8216;wah&#8217; banget, sering berdiskusi dengan beliau memberikan ketentraman yang selama ini saya rindukan.</p>
<p>Sampai pada suatu ketika beliau mengajak berdiskusi tentang jilbab dan kerudung. Pada mulanya saya heran, kenapa bahas jilbab dan kerudung. Bukankah itu sama, namun itu hanya ada di dalam hati saja, tak mampu saya utarakan. Khawatir menyakiti hati beliau.</p>
<p>Beliau mulai menjelaskan.</p>
<p>&#8220;Dek sebelum membahas tentang jilbab dan kerudung, yang wajib diketahui juga adalah batasan aurat bagi muslimah&#8221;</p>
<p>Menurut Hadis riwayat Abu Daud: ”<em>Wahai Asma, sesungguhnya wanita itu apabila telah menginjak dewasa (baligh/haid) maka tidak boleh nampak dari tubuhnya kecuali ini dan ini, seraya menunjuk pada wajah dan telapak tangannya”. </em>Dari Hadis ini para ulama salaf dahulu tidak berbeda pendapat bahwa aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Sedangkan perbedaan pendapat hanya terletak bahwa apakah muka juga termasuk aurat atau bukan sehingga pemakaian cadar pun masih diperdebatkan.</p>
<p><strong>Pengertian Kewajiban Berjilbab</strong></p>
<p>Dalam kehidupan umum, yaitu pada saat seorang wanita keluar rumah atau pun wanita di dalam rumah bersama pria yang bukan muhrimnya maka syara’ telah mewajibkan kepada wanita untuk berjilbab. Pakaian yang diwajibkan tersebut adalah memakai <strong>khimar (kerudung)</strong>, <strong>jilbab(pakaian luar)</strong> dan <strong>tsaub (pakaian dalam</strong>). Jika bertemu dengan pria yang bukan mahromnya/keluar rumah tanpa menggunakan jilbab tersebut meskipun sudah menutup aurat maka ia dianggap telah berdosa karena telah melanggar dari syara’. <em><strong>Jadi pada saat itu wanita Muslimah harus mengenakan tiga jenis pakaian sekaligus yaitu khimar (kerudung), jilbab(pakaian luar) dan tsaub(pakaian dalam)</strong></em>  .</p>
<p><strong>Khimar (kerudung)</strong></p>
<p>Perintah syara’ untuk mengenakan khimar bagi wanita yang telah baligh pada kehidupan umum terdapat dalam QS An Nuur: 31. Kata juyuud dalam ayat tersebut merupakan bentuk jamak dari kata jaibaun yang berarti kerah baju kurung. Oleh sebab itu yang dimaksud ayat itu ”hendaklah wanita Mukminah menghamparkan penutup kepalanya di atas leher dan dadanya agar leher dan dadanya tertutupi”.</p>
<p>Berkaitan dengan ini Imam Ali Ash Shabuni dalam Kitab Tafsir Ayatil Ahkam berkata: ”Firman Allah, hendaklah mereka mengulurkan kerudung mereka” itu digunakan kata Adh dharbu adalah mubalaghah dan di muta’adikannya dengan harf bi adalah memiliki arti ”mempertemukan”, yaitu kerudung itu hendaknya terhampar sampai dada supaya leher dan dada tidak tampak (juz 2: 237).</p>
<p>Wanita jahiliyah berpakaian berlawanan dengan ajaran Islam. Mereka memakai kerudung tetapi dilipat ke belakang/punggung dan bagian depannya menganga lebar sehingga bagian telinga dan dada mereka nampak (lihat Asy Syaukani dalam Faidlul Qodir dan Imam Al Qurtubi dalam Jaami’u lil Ahkam juz 12: 230). Di zaman jahiliyah apabila mereka hendak keluar rumah untuk mempertontonkan diri di suatu arena mereka memakai baju dan khimar (yang tidak sempurna) sehingga tiada bedanya antara wanita merdeka dengan hamba sahaya (Muhammad Jalaluddin Al Qasimi dalam Mahaasinut Ta’wil, juz 12:308).</p>
<p><strong>Jilbab</strong></p>
<p>Ada pun untuk mengenakan jilbab bagi wanita dalam kehidupan umum dapat kita perhatikan QS Al Ahzab: 59. Allah SWT memberikan batasan mengenai pakaian wanita bagian bawah. Arti lafadz yudniina adalah mengulurkan atau memanjangkan sedangkan makna jilbab adalah malhafah, yaitu sesuatu yang dapat menutup aurat baik berupa kain atau yang lainnya. Dalam kamus Al Muhith disebutkan bahwa jilbab adalah pakaian lebar dan longgar untuk wanita serta dapat menutup pakaian sehari-hari (tsaub) ketika hendak keluar rumah. Ummu Atiya Ra:<em> ”Rasulullah SAW memerintahkan kepada kami untuk keluar pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha, baik para gadis yang sedang haid maupun yang sudah menikah. Mereka yang sedang haid tidak mengikuti shalat dan mendengarkan kebaikan serta nasihat-nasihat kepada kaum Muslimin. Maka Ummu Athiyah berkata: Ya Rasulullah, ada eseorang yang tidak memiliki jilbab maka Rasulullah SAW bersabda: ”Hendaklah saudaranya meminjamkan kepadanya”</em>(HR Bukhari, Muslim, Abu Daud, Turmudzi dan Nasa’i).</p>
<p><strong>Adapun jilbab/pakaian luar yang disyaratkan adalah:</strong></p>
<p><strong> </strong><em><strong>1. Menjulur ke bawah sampai menutupi kedua kakinya (tidak berbentuk potongan atas dan bawah, baik rok atau celana (seluar) panjang)</strong></em> sebab firman Allah SWT: ”Dan hendaklah mereka mengulurkan jilbab-jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”, yaitu hendaklah diulurkan jilbabnya ke bawah sampai menutup kaki bagian bawah. Sebab diriwayatkan dari Ibnu Umar Ra yang berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: <em>”Barang siapa mengulurkan pakaian karena sombong maka Allah tidak akan memandangnya di hari kiamat.Ummu Salamah bertanya: ‘Bagaimanakah wanita dengan ujung pakaian yang dibuatnya?’ Rasulullah SAW menjawab: ‘Hendaklah diulurkan sejengkal’. Ummu Salamah bertanya lagi: ‘Kalau demikian telapak kakinya terbuka?’ Maka jawab Nabi SAW: ‘Jika demikian perpanjanglah sampai satu hasta dan jangan ditambah’.” </em>(HR Jamaah). Hadis ini menjelaskan bahwa <strong> jilbab diulurkan kebawah sampai menutup kedua kakinya. Meskipun kedua kakinya tertutup dengan kaus kaki atau sepatu, maka hal itu tidak menggantikan fungsi mengulurkan jilbab yang dihamparkan sampai ke bawah sehingga kakinya tidak tampak. </strong></p>
<p><em><strong>2. Bukanlah pakaian tipis sehingga warna kulit dan lekuk tubuhnya tampak.</strong></em> Dari Usamah bin Said Ra: <em>”Rasulullah SAW pernah memberikan kain qibthi (sejenis kain tipis). Kain ini telah beliau terima sebagai hadiah dari Dahtah Al Kalabi tetapi kemudian kain tersebut akan aku berikan kepada istriku, maka tegur Rasulullah kepadaku: ”Mengapa tidak mau pakai saja kain qibthi itu?” Saya menjawab: ”Ya Rasulullah, kain itu telah saya berikan kepada istriku”. Maka sabda Rasulullah: ”Suruhlah dia mengenakan pula baju di bagian dalamnya (kain tipis itu) karena aku khawatir nampak lekuk-lekuk tubuhnya”</em> (HR Ahmad). Dan diriwayatkan pula dari Aisyah Ra (HR Abu Daud).</p>
<p><em><strong>3. Bukanlah pakaian yang menyerupai laki-laki (seperti celana (seluar) panjang), tetapi bila sebagai tsaub/pakaian dalam adalah boleh.</strong></em> Sebagai pakaian dalam, celana panjang tersebut panjangnya hendaklah lebih pendek daripada jilbab itu sendiri. <em>”Rasulullah melaknat laki-laki yang berpakaian seperti wanita dan melaknat wanita yang berpakaian seperti pakaian laki-laki.”</em> ‘(HR Abu Daud).</p>
<p><em><strong>4. Tidak memakai wangi-wangian yang sampai menyebarkan bau yang dapat menarik perhatian laki-laki.</strong></em> Sabda Rasul SAW: ”<em>Siapa saja wanita yang memakai wewangian kemudian berjalan melewati suatu kaum dengan maksud agar mereka mencium harumnya, maka ia telah berzina.”</em> (HR Nasa’i, Ibnu Hibban, dan Ibnu Khuzaimah).</p>
<p><strong>Pakaian tsaub </strong></p>
<p>Sedangkan kewajiban mengenakan pakaian <strong>tsaub (pakaian dalam, pakaian sehari-hari ketika di rumah yang tidak ada laki-laki asingnya)</strong> dapat dipahami berdasarkan pengertian dalalatul isyarah bahwa setelah dilepaskannya jilbab/pakaian luar bukan berarti wanita tua tersebut tanpa busana sama sekali. (Imam Muhammad Abu Dzahrah dalam kitab Ushulul Fiqh: 164-147, Abdul Wahab Khallaf dalam kitab Ilmu Ushul Fiqh: 143-153, dan Syeikh Taqiyuddin an Nabhani dalam kitab Asyakhshiyah Islamiyah juz 3: 178-179).</p>
<p><strong>Model dan cara pemakaian jilbab</strong></p>
<p>Adapun mengenai model dan cara pemakaian dan jilbab haruslah sederhana dan tidak mencolok baik dari segi warna maupun bentuknya sehingga menarik perhatian laki-laki. Perhatikan Firman Allah SWT: <em>”Dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang jahiliyah dahulu </em>(QS 33: 33). Dan diriwayatkan dari Ummu Salamah Ra: Nabi SAW pernah menemui Ummu Salamah Ra yang pada waktu itu sedang  memperbaiki letak kerudungnya, maka sabda beliau SAW, ”Lipatlah sekali jangan dua kali” (HR Abu Daud).</p>
<p>Jilbab, misalnya, dapat digunakan dengan memakai kancing, kain yang dilipat-lipat dan sebagainya, asalkan syarat jilbab tersebut di atas terpenuhi. Jadi tidak asal menutup aurat.</p>
<p>Dengan demikian jelaslah bahwa syara’ telah menetapkan bentuk khimar dan jilbab secara nyata. <em><strong>Khimar/kerudung </strong></em>adalah <em><strong>kain yang terhampar dapat menutupi bagian kepala (termasuk telinga selain wajah) sampai menutupi dada dan tidak menampakkan warna kulit. </strong></em>Sedangkan<em><strong> jilbab</strong></em> adalah <em><strong>baju kurung atau jubah yang tidak terputus dari atas hingga bawah.</strong></em> Jika pakaian penutup aurat berupa baju potongan, yang terdiri dari beberapa potongan maka bukan termasuk dalam kategori jilbab. Jika <em><strong>wanita dalam kehidupan umum</strong></em> dengan<em><strong> tidak memakai jilbab </strong></em>dalam pengertian tersebut <em><strong>maka ia berdosa meskipun pakaiannya menutupi seluruh auratnya</strong></em>, sebab <em><strong>diwajibkan menggunakan pakaian luar yang diulurkan ke bawah sampai menutupi kedua kakinya</strong></em>.</p>
<p><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p>Dengan demikian telah jelas bahwa syariat berjilbab adalah wajib bagi kaum Muslimah sejak zaman Nabi SAW sampai sekarang. Jilbab dipahami sebagaimana adanya yaitu khimar, jilbab, dan tsaub. Jadi jilbab tidak hanya diwajibkan untuk wanita Muslimah di Aceh, atau pakaian adat orang arab akan tetapi jilbab telah diwajibkan oleh syara’ bagi Muslimah Indonesia dan wanita Muslimah di seluruh dunia tanpa kecuali.</p>
<p>Dalam penutup penjelasan beliau bacakan potongan ayat QS Al Hasyr:7</p>
<p>&#8220;&#8230; <em>Dan apa yang didatangkan kepada kamu oleh Rasul hendaklah kamu ambil dan apa yang dia larang hendak­lah kamu hentikan; dan takwalah kepada Allah. Sesungguhnya adalah Allah itu sangat keras hukumNya.&#8221;</em></p>
<p>Tak mampu saya mendengarkan penjelasan beliau selanjutnya&#8230;karena terngiang sudah betapa banyak dosa yang telah hamba lakukan&#8230;tak kuasa menahan air mata yang menetes di pipi.</p>
<p>&#8220;Ya Rabb..jika Engkau berkehendak, ampunilah dosa hamba-Mu yang hina ini, jika Engkau berkehendak berilah kesempatan hamba untuk memperbaiki amalan hamba dan menebus dosa-dosa yang telah hamba lakukan, jika Engkau Ridhoi, mudahkanlah Ya Rabb, amiin&#8221;<em> </em></p>
<p>[dari sebuah Inspirasi Kisah Nyata dan berbagai sumber yang telah di edit]</p>
<p>-Fathiyah-</p>
<p>@Da&#8217;i</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerlylee.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerlylee.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerlylee.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerlylee.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerlylee.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerlylee.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerlylee.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerlylee.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerlylee.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerlylee.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerlylee.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerlylee.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerlylee.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerlylee.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerlylee.wordpress.com&amp;blog=3465790&amp;post=63&amp;subd=noerlylee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerlylee.wordpress.com/2011/07/02/jilbab-bukan-kerudung-kerudung-bukan-jilbab-muslimah-wajib-baca/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/07aba6d9d26f776987f31153849d8f78?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">atheakoe</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noerlylee.files.wordpress.com/2011/07/kerudung.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">kerudung</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Spirit To Do More (24 Juni 2011 &#8211; Pra KonJab 1432 H GOR Sidoarjo)</title>
		<link>http://noerlylee.wordpress.com/2011/07/02/spirit-to-do-more-24-juni-2011-pra-konjab-1432-h-gor-sidoarjo/</link>
		<comments>http://noerlylee.wordpress.com/2011/07/02/spirit-to-do-more-24-juni-2011-pra-konjab-1432-h-gor-sidoarjo/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jul 2011 13:44:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fathiyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Spirit]]></category>
		<category><![CDATA[Konferensi Rajab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerlylee.wordpress.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Menculik judul dari kajian yang diadakan oleh sebuah LDK di sebuah kampus (buat pengurusnya….boleh ya… kan dalam Islam gak da hak cipta..hehehe..)&#8211;Intermezo ^_^ Hitungan Hari kan berganti menjadi hitungan Jam…berlanjut hitungan menit…hingga detik yang kan menghampiri..dan insyaAlloh berakhir pada masa itu kan tiba…Konferensi Rajab 1432 H pada tanggal 26 Juni 2011 di GOR Delta Sidoarjo [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerlylee.wordpress.com&amp;blog=3465790&amp;post=60&amp;subd=noerlylee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menculik judul dari kajian yang diadakan oleh sebuah LDK di sebuah kampus (buat pengurusnya….boleh ya… kan dalam Islam gak da hak cipta..hehehe..)&#8211;Intermezo ^_^</p>
<p>Hitungan Hari kan berganti menjadi hitungan Jam…berlanjut hitungan menit…hingga detik yang kan menghampiri..dan insyaAlloh berakhir pada masa itu kan tiba…<strong>Konferensi Rajab 1432 H </strong>pada tanggal<strong> 26 Juni 2011 </strong>di<strong> GOR Delta Sidoarjo</strong></p>
<p><strong>2 HARI LAGI </strong>insyaAllah <strong>30.000</strong> kaum muslim se-<strong>JATIM</strong> dan <strong>BALI</strong> akan melaksanakan perhelatan akbar yang di selenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia. Gempita Kesuksesan Konferensi Rajab telah membuncah di berbagai wilayah di nusantara, perdana dibuka tanggal 2 Juni di kota Seribu Sungai (baca: Banjarmasin). Berlanjut dengan  tanggal 12 Juni yang berlangsung di 8 kota, yakni Kendari, Samarinda, Batam, Bandar Lampung, Palangkaraya, Palu dan Ketapang. Semangat memperjuangkan Syariah dan Khilafah semakin membahana. Bahkan dilaporkan di Kota Kendari di hadiri lebih dari <strong>15.000</strong> peserta, pasca dari KR, 2 mobil yang mengangkut peserta yang seluruhnya dari luar kota mengubungi HIzbut Tahrir dan menyampaikan bahwa sudah tidak sabar lagi untuk ikut pembinaan bersama Hizbut Tahrir. Masih dari Kota yang sama, ada salah seorang Imam Masjid yang meminta Al Liwa dan Ar Royah untuk dipasang di mimbar masjidnya sebagai bukti dukungan beliau terhadap perjuangan syariah dan Khilafah, banyak tokoh dan peserta yang larut dalam keharuan perjuangan Hizbut Tahrir dan tidak terasa mereka mengeluarkan air mata menyaksikan KR (Konferensi Rajab) yang dilaksanakan, bahkan seorang peserta yang semula menganggap biasa-biasa saja kontak2 yang dilakukan syabab HTI kepadanya, setelah KR mengatakan bahwa baru memahami tentang kejelasan dan kesungguhan perjuangan HTI untuk merealisasikan syariah dan khilafah. Subhanallah…</p>
<p>Tak sampai di sini bara perjuangan Islam terhenti… Masih berkobar bahkan semakin terasa geliatnya di seantero pelosok nusantara. Pada tanggal 18 juni 2011, terlaksana KR di dua kota Palembang dan Ternate. Menyusul 19 Juni 2011 berlangsung juga KR  di 10 kota Pekanbaru, Padang, Pangkalpinang, Kepulauan Riau, Yogyakarta,  Bengkulu, Lubuk Linggau, Jambi, Banda Aceh, dan Mataram.</p>
<p>Sungguh…perjuangan ini ibarat bola salju yang menggelinding yang kian lama kian membesar. Takkan ada yang mampu untuk menghentikannya melainkan atas kehendak Allah Azza wa Jalla. Perjuangan saudara-saudara kita di seantero wilayah zamrud khatulistiwa bahkan di belahan bumi lain demi tertegakannya izzul islam wa muslimin semakin mendapatkan respon positif dari kaum muslimin dan juga non muslim.</p>
<p>Perjuangan dakwah tak selamanya manis dirasakan, terkadang pahit pun menyertainya. Rasulullah SAW ketika mendakwahkan islam pada kaum Quraisy, menerima hinaan, cercaan, bahkan hingga jiwa beliau terancam. Namun, Rasulullah tak pernah terbersit sedikitpun untuk kompromi dengan kaum kufar demi meraih kesuksesan dakwah Islam. Ketika Rasulullah ditawari kekuasaan, harta bahkan wanita dengan syarat meninggalkan dakwah Islam, maka beliau menolak secara tegas.</p>
<p>وَاللهِ لَوْ وَضَعُوْا الشَّمْسَ فِيْ يَمِيْنِيْ وَاْلقَمَرَ فِيْ يَسَارِيْ عَلَى أَنْ اَتْرُكَ هَذَا اْلأَمْرَحَتَّى يَظْهَرَهُ اللهُ أَوْ اَهْلِكَ فِيْهِ مَاتَرَكْتُهُ</p>
<p><em>Demi Allah, seandainya mereka sanggup meletakkan matahari di sebelah kananku dan bulan di sebelah kiriku agar aku mau meninggalkan urusan (dakwah) ini, aku tidak akan meninggalkannya, sampai Allah memenangkan dakwah ini atau aku hancur karenanya.</em> (Sîrah Ibn Hisyâm)</p>
<p>Rasulullah SAW, kekasih Allah yang tergolong maksum lebih memilih keridhoan Allah dibandingkan kehendak kaum Quraisy. Lantas bagaimana dengan kita? Kita yang baru menerima hinaan, penolakan atas dakwah ini akankah dengan mudahnya melepaskan perjuangan ini, hanya karena orang tua menentang kita, teman memusuhi kita, bahkan jika semua orang di sekitar kita tak sedikitpun mau mendukung perjuangan dakwah ini. Ingatlah bahwa Allah yang kan senantiasa bersama-sama kita, dan ingat pula bahwa masih ada juga saudara seperjuangan kita, meskipun jumlah mereka tidaklah banyak. Meskipun mereka bukanlah dari kaum bangsawan dengan bertahtakan kegemilangan harta, dan meskipun bukanlah dari golongan terpandang. Namun, mereka yang senantiasa mengokohkan ikatan persaudaraan atas dasar mabda Islam, bukan karena adanya manfaat di antara kita. Melainkan atas dasar keimanan kepada Allah SWT dan yakin atas janji-Nya.</p>
<p>Rasulullah saw. bersabda:</p>
<p>بَدَأَ اْلإِسْلاَمُ غَرِيْبًا وَسَيَعُوْدُ غَرِيْبًا كَمَا بَدَأَ فَطُوْبَى لِلْغُرَبَاءِ</p>
<p><em>Islam datang dalam keadaan asing dan akan kembali dianggap asing seperti semula. Karena itu, berbahagialah orang-orang yang terasing</em>. (HR Muslim)</p>
<p><em>Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan Itulah kemenangan yang besar.</em> (QS. At Taubah [9]:111)</p>
<p><strong>SYURGA… </strong>itulah kemenangan terbesar bagi kaum muslimin yang berjuang di jalan Allah. Itulah impian dari setiap  jiwa-jiwa yang mendamba perjumpaan dengan Rabb-Nya. Sungguh, tiada kenikmatan terbesar melainkan apa yang telah dijanjikan Allah yang tertulis di AlQuran serta disampaikan kekasih yang paling di kasihi-NYA .</p>
<p>Rasulullah SAW bersabda:</p>
<p>لاَ تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَتِيْ عَلَى الدِّيْنِ ظَاهِرِيْنَ، لِعَدُوِّهِمْ قَاهِرِيْنَ، لاَ يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ إِلاَّ مَا أَصَابَهُمْ مِنْ لأْوَاءٍ حَتَّى يَأْتِيَهُمْ أَمْرُ اللهِ وَهُمْ كَذَالِكَ</p>
<p><em>Akan senantiasa ada sekelompok dari umatku yang membela agama (Islam) dan selalu memperoleh kemenangan. Mereka akan mengalahkan musuh mereka. Tidak merintangi mereka orang-orang yang menyalahi (pendapat) mereka, kecuali sekadar kesulitan hidup yang akan menimpa mereka sampai datang kepada mereka keputusan Allah (Hari Kiamat), sedangkan mereka tetap dalam keadaan demikian. </em> (HR Ahmad dan Thabrani).</p>
<p>Wahai saudaraku yang kucintai karena Allah, semoga kita tetap istiqomah dalam melakukan perjuangan ini. Sebagaimana yang dilakukan Rasulullah dan Nabi-nabi terhadap kaumnya, serta para sahabat kepada kaum muslimin. Meskipun tak bisa kita menyamai mereka, namun kita bisa mengupayakan meneladani perjuangan mereka. Tak gentar menghadapi berbagai upaya yang menggagalkan dakwah, berbagai terror, intimidasi, hingga opini buruk tentang perjuangan bahkan ancaman yang membahayakan jiwa ini hendaknya kita hadapi dengan sabar dan istiqomah serta senantiasa mengharap pertolongan Allah. Tak ada yang sia-sia di hadapan Allah, sedikit apapun akan bernilai berharga dan mulia di sisi Allah.</p>
<p><em>Bukankah Allah cukup untuk melindungi hamba-hamba-Nya. dan mereka mempertakuti kamu dengan (sembahan-sembahan) yang selain Allah? dan siapa yang disesatkan Allah Maka tidak seorangpun pemberi petunjuk baginya.</em> (QS. Az-Zumar [39]:36)</p>
<p>Dan Allah akan memberikan pertolongan bagi hamba-Nya yang menolong agama Allah.</p>
<p><em>Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.</em> (QS Muhammad [47]:7)</p>
<p><em>dan Sesungguhnya Kami telah mengutus sebelum kamu beberapa orang Rasul kepada kaumnya, mereka datang kepadanya dengan membawa keterangan-keterangan (yang cukup), lalu Kami melakukan pembalasan terhadap orang-orang yang berdosa. dan <strong>Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman. </strong></em>(QS Ruum[30] :47)</p>
<p>Wahai saudaraku yang dimuliakan Allah…teruslah berjuang mendakwahkan Islam, kita serukan untuk kembali pada kehidupan islam, kita serukan pentingnya penerapan syariah secara kaffah dalam bingkai daulah Khilafah Islamiyah.</p>
<p>Terus bergerak menuju perubahan umat wujudkan kesejahteraan dan kegemilangan Islam. Tak ada alasan untuk mendiamkan umat dalam keterpurukan . Sudah saatnya menyatukan hati, pikiran, dan langkah untuk mengganti system yang ada dan mewujudkan kehidupan yang lebih baik dan di ridhoi Allah SWT. Itulah kehidupan dalam naungan khilafah islami.</p>
<p><strong>SUKSESKAN KONFERENSI RAJAB JATIM 26 JUNI 2011 di GOR DELTA SIDOARJO</strong></p>
<p>dan kota-kota besar lainnya :</p>
<p>Gedung KONI <strong>Luwuk | </strong>Gd Amphi Teater FK UNTAN <strong>Pontianak |</strong>Gedung Serba Guna UNG <strong>Gorontalo</strong></p>
<p>Selecta <strong>Medan |</strong>Celebes Convention Center <strong>Makasar</strong></p>
<p><strong>Doa Rasulullah SAW saat perang badar:</strong></p>
<p><em>“Ya Allah, sempurnakanlah kepadaku segala apa yang telah Engkau janjikan kepadaku. Ya Allah, berikanlah apa-apa yang telah Engkau janjikan kepadaku. Ya Allah, jika Engkau membinasakan</em></p>
<p><em> pasukan Islam, tentulah Engkau tidak akan lagi disembah di muka bumi ini.” </em>(Shahih Muslim)</p>
<p>Dan Allah menjawab dalam Quran</p>
<p><em>(ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: &#8220;Sesungguhnya aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu Malaikat yang datang berturut-turut&#8221;. </em>(QS Al Anfal [8]:9)</p>
<p>-Fathiyah-</p>
<p><em>di kala kegalauan menghadapi kebiadaban sistem ini, hanya cahaya Ilahi yang mampu menentramkan hati</em></p>
<p><em>di kala merasa sendiri dalam perjuangan ini, hanya Allah yang kan menemani</em></p>
<p><em>di kala tak ada yang menerima dakwah ini, hanya Allah tempat berbagi</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerlylee.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerlylee.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerlylee.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerlylee.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerlylee.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerlylee.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerlylee.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerlylee.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerlylee.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerlylee.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerlylee.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerlylee.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerlylee.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerlylee.wordpress.com/60/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerlylee.wordpress.com&amp;blog=3465790&amp;post=60&amp;subd=noerlylee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerlylee.wordpress.com/2011/07/02/spirit-to-do-more-24-juni-2011-pra-konjab-1432-h-gor-sidoarjo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/07aba6d9d26f776987f31153849d8f78?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">atheakoe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Pelajaran berharga dari sebuah layang-layang&#8221;</title>
		<link>http://noerlylee.wordpress.com/2011/05/28/pelajaran-berharga-dari-sebuah-layang-layang/</link>
		<comments>http://noerlylee.wordpress.com/2011/05/28/pelajaran-berharga-dari-sebuah-layang-layang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 May 2011 22:14:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fathiyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Spirit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerlylee.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[layang-layang Sebagus apapun dan semahal apapun harga sebuah layang-layang, jika ia tidak mau menantang arah angin, maka ia tidak akan pernah terbang, karena layang-layang hanya bisa naik bila ia bergerak melawan arah angin. Demikianlah manusia, bila ia ingin sukses, maka tak ada pilihan lain kecuali bekerja keras melawan/ menghadapi semua halangan dan rintangan. Itu memang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerlylee.wordpress.com&amp;blog=3465790&amp;post=40&amp;subd=noerlylee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align:center;">
<dl class="wp-caption aligncenter">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://noerlylee.files.wordpress.com/2011/05/140929p.jpg"><img class="size-full wp-image-55 " title="140929p" src="http://noerlylee.files.wordpress.com/2011/05/140929p.jpg?w=630" alt="Layang-layang"   /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">layang-layang</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align:center;">Sebagus apapun dan semahal apapun harga sebuah layang-layang, jika ia tidak mau menantang arah angin, maka ia tidak akan pernah terbang, karena layang-layang hanya bisa naik bila ia bergerak melawan arah angin.<br />
Demikianlah manusia, bila ia ingin sukses, maka tak ada pilihan lain kecuali bekerja keras melawan/ menghadapi semua halangan dan rintangan.<br />
Itu memang sulit, karena itulah <strong>jumlah orang yang sukses</strong> jauh lebih <strong>sedikit</strong> dari orang biasa.<br />
Orang <strong>biasa</strong> akan berkata (Wahai ALLAH, masalahku begitu besar)<br />
tapi orang yang <strong>sukses</strong> mengatakan (wahai masalah, ALLAH MAHA BESAR).</p>
<p style="text-align:center;">Semoga kita termasuk orang-orang yang sukses di hadapan ALLAH. Amiin&#8230;</p>
<p style="text-align:center;"><em>[berbagi energi positif demi mengukir kembali kegemilangan sebuah peradaban]</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerlylee.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerlylee.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerlylee.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerlylee.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerlylee.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerlylee.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerlylee.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerlylee.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerlylee.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerlylee.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerlylee.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerlylee.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerlylee.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerlylee.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerlylee.wordpress.com&amp;blog=3465790&amp;post=40&amp;subd=noerlylee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerlylee.wordpress.com/2011/05/28/pelajaran-berharga-dari-sebuah-layang-layang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/07aba6d9d26f776987f31153849d8f78?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">atheakoe</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noerlylee.files.wordpress.com/2011/05/140929p.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">140929p</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bisyarah Rasulullah SAW</title>
		<link>http://noerlylee.wordpress.com/2011/05/28/bisyarah-rasulullah-saw/</link>
		<comments>http://noerlylee.wordpress.com/2011/05/28/bisyarah-rasulullah-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 May 2011 08:27:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fathiyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dienul Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerlylee.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[  Ingatkah kalian akan Janji Alloh SWT yang disampaikan melalui Rosul-Nya: حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الطَّيَالِسِيُّ حَدَّثَنِي دَاوُدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْوَاسِطِيُّ حَدَّثَنِي حَبِيبُ بْنُ سَالِمٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ كُنَّا قُعُودًا فِي الْمَسْجِدِ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ بَشِيرٌ رَجُلًا يَكُفُّ حَدِيثَهُ فَجَاءَ أَبُو ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيُّ فَقَالَ يَا بَشِيرُ بْنَ سَعْدٍ [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerlylee.wordpress.com&amp;blog=3465790&amp;post=44&amp;subd=noerlylee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">  Ingatkah kalian akan Janji Alloh SWT yang disampaikan melalui Rosul-Nya:</p>
<p style="text-align:center;">حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الطَّيَالِسِيُّ حَدَّثَنِي دَاوُدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْوَاسِطِيُّ حَدَّثَنِي حَبِيبُ بْنُ سَالِمٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ كُنَّا قُعُودًا فِي الْمَسْجِدِ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ بَشِيرٌ رَجُلًا يَكُفُّ حَدِيثَهُ فَجَاءَ أَبُو ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيُّ فَقَالَ يَا بَشِيرُ بْنَ سَعْدٍ أَتَحْفَظُ حَدِيثَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْأُمَرَاءِ فَقَالَ حُذَيْفَةُ أَنَا أَحْفَظُ خُطْبَتَهُ فَجَلَسَ أَبُو ثَعْلَبَةَ فَقَالَ حُذَيْفَةُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَكُونُ النُّبُوَّةُ فِيكُمْ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ خِلَافَةٌ عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ فَتَكُونُ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ مُلْكًا عَاضًّا فَيَكُونُ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ مُلْكًا جَبْرِيَّةً فَتَكُونُ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ خِلَافَةً عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ ثُمَّ سَكَتَ</p>
<p style="text-align:center;">- رَوَاهُ اَحْمَدُ -</p>
<p style="text-align:center;">  Imam Ahmad berkata, &#8220;Sulaiman bin Dawud al-Thayaalisiy telah meriwayatkan sebuah hadits kepada kami; di mana ia berkata, &#8220;Dawud bin Ibrahim al-Wasithiy telah menuturkan hadits kepadaku (Sulaiman bin Dawud al-Thayalisiy). Dan Dawud bin Ibrahim berkata, &#8220;Habib bin Salim telah meriwayatkan sebuah hadits dari Nu&#8217;man bin Basyir; dimana ia berkata, &#8220;Kami sedang duduk di dalam Masjid bersama Nabi saw, &#8211;Basyir sendiri adalah seorang laki-laki yang suka mengumpulkan hadits Nabi saw. Lalu, datanglah Abu Tsa&#8217;labah al-Khusyaniy seraya berkata, &#8220;Wahai Basyir bin Sa&#8217;ad, apakah kamu hafal hadits Nabi saw yang berbicara tentang para pemimpin? Hudzaifah menjawab, &#8220;Saya hafal khuthbah Nabi saw.&#8221; Hudzaifah berkata, &#8220;Nabi saw bersabda, &#8220;Akan datang kepada kalian masa kenabian, dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Kemudian, Allah akan menghapusnya, jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang masa Kekhilafahan &#8216;ala Minhaaj al-Nubuwwah; dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Lalu, Allah menghapusnya jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang kepada kalian, masa raja menggigit (raja yang dzalim), dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Lalu, Allah menghapusnya, jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang masa raja dictator (pemaksa); dan atas kehendak Allah masa itu akan datang; lalu Allah akan menghapusnya jika berkehendak menghapusnya. Kemudian, datanglah masa Khilafah &#8216;ala Minhaaj al-Nubuwwah (Khilafah yang berjalan di atas kenabian). Setelah itu, beliau diam&#8221;.</p>
<p style="text-align:center;">  [HR. Imam Ahmad]</p>
<p style="text-align:center;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerlylee.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerlylee.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerlylee.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerlylee.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerlylee.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerlylee.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerlylee.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerlylee.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerlylee.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerlylee.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerlylee.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerlylee.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerlylee.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerlylee.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerlylee.wordpress.com&amp;blog=3465790&amp;post=44&amp;subd=noerlylee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerlylee.wordpress.com/2011/05/28/bisyarah-rasulullah-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/07aba6d9d26f776987f31153849d8f78?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">atheakoe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AL KHILAFAH  AL ISLAMIYAH  (SISTEM PEMERINTAHAN ISLAM)</title>
		<link>http://noerlylee.wordpress.com/2011/05/28/al-khilafah-al-islamiyah-sistem-pemerintahan-islam/</link>
		<comments>http://noerlylee.wordpress.com/2011/05/28/al-khilafah-al-islamiyah-sistem-pemerintahan-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 May 2011 08:08:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fathiyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dienul Islam]]></category>
		<category><![CDATA[amir]]></category>
		<category><![CDATA[daulah]]></category>
		<category><![CDATA[imamah]]></category>
		<category><![CDATA[kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[khalifah]]></category>
		<category><![CDATA[khilafah]]></category>
		<category><![CDATA[khilafah islamiyah]]></category>
		<category><![CDATA[sistem pemerintahan islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerlylee.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[بسم الله الرحمن الرحيم AL KHILAFAH Al Khilafah adalah kepemimpinan umum bagi seluruh kaum muslimin di dunia untuk menegakkan hukum-hukum syari&#8217;at Islam dan mengemban da&#8217;wah Islam ke segenap penjuru dunia. Kata lain dari Khilafah adalah Imamah. Imamah dan Khilafah mempunyai arti yang sama. Banyak hadits shahih yang menunjukkan bahwa dua kata itu memiliki makna yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerlylee.wordpress.com&amp;blog=3465790&amp;post=38&amp;subd=noerlylee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">بسم الله الرحمن الرحيم</p>
<p style="text-align:center;">AL KHILAFAH</p>
<p>Al Khilafah adalah kepemimpinan umum bagi seluruh kaum muslimin di dunia untuk menegakkan hukum-hukum syari&#8217;at Islam dan mengemban da&#8217;wah Islam ke segenap penjuru dunia. Kata lain dari Khilafah adalah Imamah. Imamah dan Khilafah mempunyai arti yang sama. Banyak hadits shahih yang menunjukkan bahwa dua kata itu memiliki makna yang sama. Bahkan tidak ada satu nash pun, baik dalam Al Qur`an maupun Al Hadits, yang menyebutkan kedua istilah itu dengan makna yang saling bertentangan antara satu dengan yang lainnya. Kaum muslimin boleh menggunakan salah satu dari keduanya, apakah istilah Khilafah ataupun Imamah. Sebab yang menjadi pegangan adalah makna yang ditunjukkan oleh kedua istilah itu.<br />
Menegakkan Khilafah hukumnya fardlu (wajib) bagi seluruh kaum muslimin. Melaksanakan kewajiban ini —sebagaimana melaksanakan kewajiban lain yang telah dibebankan Allah kepada kaum muslimin— adalah suatu keharusan yang menuntut pelaksanaan tanpa tawar menawar lagi dan tidak pula ada kompromi. Melalaikannya adalah salah satu perbuatan maksiat yang terbesar dan Allah akan mengazab para pelakunya dengan azab yang sangat pedih.<br />
Dalil-dalil mengenai kewajiban menegakkan Khilafah bagi seluruh kaum muslimin adalah Al Qur`an, As Sunnah, dan Ijma&#8217; Shahabat.<br />
Dalam Al Qur`an, Allah SWT telah memerintahkan Rasulullah SAW untuk menegakkan hukum di antara kaum muslimin dengan hukum yang telah diturunkan-Nya. Dan perintah itu datang dalam bentuk yang pasti (jazim). Allah SWT berfirman :</p>
<p>فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللهُ وَلاَ تَتَّبِعْ أَهْوَائَهُمْ عَمَّا جَائَكَ مِنَ الْحَقِّ<br />
<em>&#8220;Maka putuskanlah perkara di antara manusia dengan apa yang Allah turunkan, dan janganlah kamu menuruti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu.&#8221;</em> (Al Maa`idah: 48).</p>
<p>وَأَنِ احْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنَزَلَ اللهُ وَلاَ تَتَّبِعْ أَهْوَائَهُمْ وَاحْذَرْهُمْ أَنْ يَفْتِنُوكَ عَنْ بَعْضِ مَا أَنْزَلَ اللهُ إِلَيْكَ<br />
<em>&#8220;(Dan) hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka dengan apa yang telah diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu&#8221;</em> (Al Maa`idah: 49).</p>
<p>Khithab (firman) Allah SWT yang ditujukan kepada Rasul-Nya juga merupakan seruan untuk umatnya, selama tidak ada dalil yang menunjukkan bahwa khithab itu dikhususkan untuk beliau. Dalam hal ini tidak ditemukan dalil yang mengkhususkannya kepada Nabi, sehingga menjadi seruan yang juga ditujukan kepada kaum muslimin untuk menegakkan hukum. Tidak ada arti lain dalam mengangkat Khalifah kecuali menegakkan hukum dan pemerintahan.<br />
Allah SWT juga memerintahkan agar kaum muslimin mentaati Ulil Amri, yaitu penguasa. Perintah ini juga termasuk di antara dalil yang menunjukkan kewajiban adanya penguasa atas kaum muslimin. Allah SWT berfirman:</p>
<p>يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي اْلأَمْرِ مِنْكُمْ<br />
&#8220;Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-Nya, dan Ulil Amri di antara kamu sekalian.&#8221;<br />
(An Nisaa`: 59).</p>
<p>Tentu saja Allah SWT tidak memerintahkan kaum muslimin untuk mentaati seseorang yang tidak berwujud. Allah juga tidak mewajibkan mereka untuk mentaati seseorang yang keberadaannya berhukum mandub. Maka menjadi jelas bahwa mewujudkan ulil amri adalah suatu perkara yang wajib. Tatkala Allah memberi perintah untuk mentaati ulil amri, berarti Allah memerintahkan pula untuk mewujudkannya. Adanya ulil amri menyebabkan terlaksananya kewajiban menegakkan hukum syara&#8217;, sedangkan mengabaikan terwujudnya ulil amri menyebabkan terabaikannya hukum syara&#8217;. Jadi mewujudkan ulil amri itu adalah wajib, karena kalau tidak diwujudkan akan menyebabkan terlanggarnya perkara yang haram, yaitu mengabaikan hukum syara&#8217;.</p>
<p>Sedangkan dalil dari As Sunnah, di antaranya adalah hadits yang diriwayatkan oleh Nafi&#8217; yang berkata: Umar radliyallahu &#8216;anhu telah berkata kepadaku: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:</p>
<p>مَنْ خَلَعَ يَدًا مِنْ طَاعَةِ اللهِ لَقِيَ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لاَ حُجَّةَ لَهُ، وَمَنْ مَاتَ وَلَيْسَ فِيْ عُنُقِهِ بَيْعَةٌ مَاتَ مِيْتَةً جَاهِلِيَّةً<br />
<em>&#8220;Siapa saja yang melepaskan tangannya dari ketaatan kepada Allah, niscaya ia akan berjumpa dengan Allah di Hari Kiamat tanpa memiliki hujjah. Dan siapa saja yang mati sedangkan di lehernya tidak ada bai&#8217;at, maka matinya adalah mati jahiliyyah&#8221;.</em></p>
<p>Nabi SAW mewajibkan adanya bai&#8217;at pada leher setiap muslim dan mensifati orang yang mati dalam keadaan tidak berbai&#8217;at seperti matinya orang-orang jahiliyyah. Padahal bai&#8217;at hanya dapat diberikan kepada Khalifah, bukan kepada yang lain. Rasulullah telah mewajibkan atas setiap muslim agar di lehernya selalu ada bai&#8217;at kepada seorang Khalifah, namun tidak mewajibkan setiap muslim untuk melakukan bai&#8217;at kepada Khalifah secara langsung. Yang wajib adalah adanya bai&#8217;at pada leher setiap muslim, yaitu adanya seorang Khalifah yang dengan keberadaannya menyebabkan terwujudnya bai&#8217;at pada leher setiap muslim. Jadi keberadaan Khalifah itulah yang akan memenuhi tuntutan hukum adanya bai&#8217;at di atas leher setiap muslim, baik dia berbai&#8217;at secara langsung maupun tidak. Oleh karena itu, hadits di atas lebih tepat dijadikan dalil kewajiban mengangkat seorang Khalifah daripada dalil kewajiban berbai&#8217;at. Sebab, dalam hadits tersebut yang dicela oleh Rasulullah SAW adalah keadaan tiadanya bai&#8217;at pada leher setiap muslim hingga ia mati, bukan karena dia tidak melaksanakan bai&#8217;at.</p>
<p>Imam Muslim telah meriwayatkan dari Al A&#8217;raj dari Abi Hurairah dari Nabi SAW bersabda:</p>
<p>إِنَّمَا الإمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ<br />
<em>&#8220;Sesungguhnya seorang Imam adalah laksana perisai; orang-orang berperang di belakangnya dan menjadikannya sebagai pelindung.”</em></p>
<p>Imam Muslim juga meriwayatkan dari Abi Hazim yang berkata:</p>
<p>قَاعَدْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ خَمْسَ سِنِيْنَ فَسَمِعْتُهُ يُحَدِّثُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: كَانَتْ بَنُو إِسْرَائِيلَ تَسُوسُهُمُ اْلأَنْبِيَاءُ، كُلَّمَا هَلَكَ نَبِيٌّ خَلَفَهُ نَبِيٌّ، وَإِنَّهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدِي، وَسَتَكُونُ خُلَفَاءٌ فَتَكْثُرُ، قَالُوا: فَمَا تَأْمُرُنَا ؟ قَالَ: فُوا بِبَيْعَةِ اْلأَوَّلِ فَاْلأَوَّلِ، وَأَعْطُوهُمْ حَقَّهُمْ فَإِنَّ اللهَ سَائِلُهُمْ عَمَّا اسْتَرْعَاهُمْ<br />
&#8220;Aku telah mengikuti majelis Abi Hurairah selama lima tahun, pernah aku mendengarnya menyampaikan hadits dari Rasulullah SAW yang bersabda: &#8216;Dahulu, Bani Israil selalu dipimpin dan dipelihara urusannya oleh para nabi. Setiap kali seorang nabi meninggal, dia digantikan oleh nabi yang lain. Sesungguhnya tidak akan ada nabi sesudahku. (Tetapi) nanti akan ada banyak Khalifah&#8217;. Para shahabat bertanya: &#8216;Apakah yang engkau perintahkan kepada kami?&#8217; Beliau menjawab: &#8216;Penuhilah bai&#8217;at bagi yang pertama dan bagi yang pertama itu saja. Berikanlah kepada mereka haknya, karena Allah nanti akan menuntut pertanggung-jawaban mereka tentang rakyat yang dibebankan urusannya kepada mereka&#8217;&#8221;.</p>
<p>Dari Ibnu Abbas dari Rasulullah SAW bersabda:</p>
<p>مَنْ كَرِهَ مِنْ أَمِيْرِهِ شَيْئًا فَلْيَصْبِرْ عَلَيْهِ، فَإِنَّهُ لَيْسَ أَحَدٌ مِنَ النَّاسِ خَرَجَ مِنَ السُّلْطَانِ شِبْرًا فَمَاتَ عَلَيْهِ إِلاَّ مَاتَ مِيْتَةً جَاهِلِيَّةً<br />
&#8220;Siapa saja yang membenci sesuatu dari amirnya (pemimpinnya) hendaknya ia tetap bersabar. Sebab, siapa saja yang keluar dari penguasa sejengkal saja kemudian mati dalam keadaan demikian, maka matinya adalah mati jahiliyyah&#8221;.</p>
<p>Hadits-hadits ini di antaranya merupakan pemberitahuan (ikhbar) dari Rasulullah SAW bahwa akan ada penguasa-penguasa yang memerintah kaum muslimin, dan bahwa seorang Khalifah adalah laksana perisai. Pernyataan Rasulullah SAW bahwa seorang Imam itu laksana perisai menunjukkan pemberitahuan tentang adanya fungsi-fungsi dari keberadaan seorang Imam, dan ini merupakan suatu tuntutan. Sebab, setiap pemberitahuan yang berasal dari Allah dan Rasul-Nya, apabila mengandung celaan (adz dzamm) maka yang dimaksud adalah tuntutan untuk meninggalkan, atau merupakan larangan; dan apabila mengandung pujian (al mad-hu) maka yang dimaksud adalah tuntutan untuk melakukan perbuatan. Dan kalau pelaksanaan perbuatan yang dituntut itu menyebabkan tegaknya hukum syara&#8217; atau jika ditinggalkan mengakibatkan terabaikannya hukum syara&#8217;, maka tuntutan untuk melaksanakan perbuatan itu berarti bersifat pasti.<br />
Dalam hadits-hadits ini juga disebutkan bahwa yang memimpin dan mengatur kaum muslimin adalah para Khalifah. Ini menunjukkan adanya tuntutan untuk mendirikan khilafah. Salah satu hadits tersebut ada yang menjelaskan keharaman kaum muslimin keluar dari penguasa. Semua ini menegaskan bahwa mendirikan pemerintahan bagi kaum muslimin statusnya adalah wajib.</p>
<p>Selain itu, Rasululah SAW juga memerintahkan kaum muslimin untuk mentaati para Khalifah dan memerangi orang-orang yang merebut kekuasaan mereka. Perintah Rasulullah ini berarti perintah untuk mengangkat seorang Khalifah dan memelihara kekhilafahannya dengan cara memerangi orang-orang yang merebut kekuasaannya. Imam Muslim meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda:</p>
<p>وَمَنْ بَايَعَ إِمَامًا فَأَعْطَاهُ صَفْقَةَ يَدِهِ وَثَمْرَةَ قَلْبِهِ فَلْيَطِعْهُ إِنِّ اسْتَطَاعَ، فَإِنْ جَآءَ آخَرُ يُنَازِعَهُ فَاضْرِبُوْا عُنُقَ اْلآخَرَ<br />
&#8220;Siapa saja yang telah membai&#8217;at seorang Imam (Khalifah), lalu ia memberikan kepadanya genggaman tangan dan buah hatinya, hendaknya ia mentaatinya sesanggup-sanggupnya. Apabila ada orang lain hendak merebut kekuasaannya, maka penggallah leher orang itu&#8221;.</p>
<p>Jadi perintah mentaati Imam berarti pula perintah mewujudkan sistem khilafahnya, sedang perintah memerangi orang yang merebut kekuasaannya merupakan isyarat (qarinah) yang menegaskan secara pasti akan keharusan melestarikan adanya Imam yang tunggal.</p>
<p>Adapun dalil Ijma&#8217; Shahabat menunjukkan bahwa para shahabat ridlwanullahi &#8216;alaihim, telah bersepakat mengenai keharusan mengangkat seorang Khalifah sebagai pengganti Rasulullah SAW setelah beliau wafat. Mereka juga bersepakat mengangkat Khalifah sebagai pengganti Abu Bakar, Umar bin Khaththab, dan Utsman bin Affan.</p>
<p>Ijma&#8217; Shahabat yang menekankan pentingnya pengangkatan Khalifah, nampak jelas dalam kejadian bahwa mereka menunda kewajiban menguburkan jenazah Rasulullah SAW dan mendahulukan pengangkatan seorang Khalifah pengganti beliau. Padahal menguburkan mayat secepatnya adalah suatu keharusan dan diharamkan atas orang-orang yang wajib menyiapkan pemakaman jenazah untuk melakukan kesibukan lain sebelum jenazah dikebumikan. Namun, para shahabat yang wajib menyiapkan pemakaman jenazah Rasulullah SAW ternyata sebagian di antaranya justru lebih mendahulukan upaya-upaya untuk mengangkat Khalifah daripada menguburkan jenazah Rasulullah. Sedangkan sebagian shahabat lain mendiamkan kesibukan mengangkat Khalifah tersebut, dan ikut pula bersama-sama menunda kewajiban menguburkan jenazah Nabi SAW sampai dua malam, padahal mereka mampu mengingkari hal ini dan mampu mengebumikan jenazah Nabi secepatnya. Fakta ini menunjukkan adanya kesepakatan (ijma’) mereka untuk segera melaksanakan kewajiban mengangkat Khalifah daripada menguburkan jenazah. Hal itu tak mungkin terjadi kecuali jika status hukum mengangkat seorang Khalifah adalah lebih wajib daripada menguburkan jenazah.</p>
<p>Demikian pula bahwa seluruh shahabat selama hidup mereka telah bersepakat mengenai kewajiban mengangkat Khalifah. Walaupun sering muncul perbedaan pendapat mengenai siapa yang tepat untuk dipilih dan diangkat menjadi Khalifah, namun mereka tidak pernah berselisih pendapat sedikit pun mengenai wajibnya mengangkat seorang Khalifah, baik ketika wafatnya Rasulullah SAW maupun ketika pergantian masing-masing Khalifah yang empat. Oleh karena itu Ijma&#8217; Shahabat merupakan dalil yang jelas dan kuat mengenai kewajiban mengangkat Khalifah.</p>
<p>Selain itu, menegakkan agama dan melaksanakan hukum syara&#8217; pada seluruh aspek kehidupan dunia maupun akhirat adalah kewajiban yang dibebankan atas seluruh kaum muslimin berdasarkan dalil yang qath&#8217;iyuts tsubut (pasti sumbernya) dan qath&#8217;iyud dalalah (pasti maknanya). Kewajiban tersebut tidak mungkin bisa dilaksanakan dengan sempurna kecuali dengan adanya seorang penguasa. Kaidah syara&#8217; menyatakan:</p>
<p>مَا لاَ يَتِمُّ الْوَاجِبُ إِلاَّ بِهِ فَهُوَ وَاجِب<br />
<em>&#8220;Apabila suatu kewajiban tidak dapat terlaksana kecuali dengan sesuatu, maka sesuatu itu hukumnya adalah wajib.&#8221;</em></p>
<p>Ditinjau dari kaidah ini, mengangkat seorang Khalifah hukumnya <strong>wajib</strong> pula.<br />
Dalil-dalil ini semuanya menegaskan wajibnya mewujudkan pemerintahan dan kekuasaan bagi kaum muslimin; dan juga menegaskan wajibnya mengangkat seorang Khalifah untuk memegang wewenang pemerintahan dan kekuasaan. Kewajiban mengangkat Khalifah tersebut adalah demi melaksanakan hukum-hukum syara&#8217;, bukan demi mewujudkan pemerintahan dan kekuasaan itu sendiri. Perhatikanlah sabda Nabi SAW, yang diriwayatkan oleh Imam Muslim melalui jalan &#8216;Auf bin Malik:</p>
<p>خِيَارُ أَئِمَّتِكُمْ الَّذِيْنَ تُحِبُّوْنَهُمْ وَيُحِبُّوْنَكُمْ وَيُصَلُّوْنَ عَلَيْكُمْ وَتُصَلُّوْنَ عَلَيْهِمْ، وَشِرَارُ أَئِمَّتِكُمْ الَّذِيْنَ تُبْغِضُوْنَهُمْ وَيُبْغِضُوْنَكُمْ وَتَلْعنُوْنَهُمْ وَيَلْعَنُوْنَكُمْ. قِيْلَ: يَارَسُوْلَ اللهِ أَفَلاَ نُنَابِذُهُمْ بِالْسَيْفِ، فَقَالَ: لاَ، مَا أَقَامُوْا فِيْكُمْ الصَّلاَةَ،<br />
<em>&#8220;Sebaik-baik Imam (Khalifah) kalian ialah mereka yang kalian cintai dan mereka pun mencintai kalian; mereka mendoakan kalian dan kalian pun mendoakan mereka. Seburuk-buruk Imam kalian ialah mereka yang kalian benci dan mereka pun membenci kalian; kalian melaknat mereka dan mereka pun melaknat kalian&#8221;. Ditanyakan kepada Rasulullah, &#8216;Wahai Rasulullah, tidakkah kita perangi saja mereka itu?&#8217; Beliau menjawab, &#8220;Jangan, selama mereka masih menegakkan shalat (hukum Islam) di tengah-tengah kamu sekalian.&#8221;</em></p>
<p>Hadits ini menegaskan akan adanya Imam-Imam yang baik dan Imam-Imam yang jahat, selain menegaskan keharaman memerangi mereka dengan senjata selama mereka masih menegakkan agama. Karena ungkapan “menegakkan shalat” merupakan kinayah (kiasan) untuk mendirikan agama dan sistem pemerintahan. Dengan demikian jelaslah bahwa kewajiban kaum muslimin untuk mengangkat seorang Khalifah —demi menegakkan hukum-hukum Islam dan mengemban dakwah— merupakan suatu perkara yang tidak ada lagi syubhat (kesamaran) pada dalil-dalilnya. Selain itu, mewujudkan kekuasaan adalah wajib ditinjau dari segi bahwa ia diharuskan oleh suatu kewajiban yang difardlukan Allah SWT atas kaum muslimin, yakni terlaksananya hukum Islam dan terpeliharanya kesatuan kaum muslimin.</p>
<p>Hanya saja kewajiban ini termasuk fardlu kifayah. Artinya, apabila sebagian kaum muslimin telah melaksanakannya sehingga kewajiban tadi terpenuhi, maka gugurlah tuntutan pelaksanaan kewajiban itu bagi yang lain. Namun bila sebagian dari mereka belum mampu melaksanakan kewajiban itu, walaupun mereka telah melaksanakan upaya-upaya yang bertujuan mengangkat seorang Khalifah, maka status kewajiban tersebut tetap ada dan tidak gugur atas seluruh kaum muslimin, selama mereka belum mempunyai Khalifah.</p>
<p>Berdiam diri terhadap kewajiban mengangkat seorang Khalifah bagi kaum muslimin adalah satu perbuatan maksiat yang paling besar. Karena, hal itu berarti berdiam diri terhadap salah satu kewajiban yang amat penting dalam Islam, dimana tegaknya hukum-hukum Islam —bahkan eksistensi Islam dalam realitas kehidupan— bertumpu padanya. Oleh karena itu, seluruh kaum muslimin berdosa besar apabila berdiam diri terhadap kewajiban mengangkat seorang Khalifah. Kalau ternyata seluruh kaum muslimin bersepakat untuk tidak mengangkat seorang Khalifah, maka dosa itu akan ditanggung oleh setiap muslim di seantero penjuru bumi. Namun apabila sebagian kaum muslimin melaksanakan kewajiban itu sedangkan sebagian yang lain tidak melaksanakannya, maka dosa itu akan gugur bagi mereka yang telah berusaha mengangkat Khalifah, sekalipun kewajiban itu tetap dibebankan atas mereka sampai berhasil diangkatnya seorang Khalifah. Sebab, menyibukkan diri untuk melaksanakan suatu kewajiban akan menggugurkan dosa atas ketidak-mampuannya melaksanakan kewajiban tersebut dan atau penundaannya dari waktu yang telah ditetapkan. Hal ini karena dia telah terlibat melaksanakan fardlu dan juga karena adanya suatu kondisi yang memaksanya sehingga gagal melaksanakan fardlu itu dengan sempurna.</p>
<p>Ada pun bagi mereka yang memang tidak terlibat dalam aktivitas menegakkan Khilafah, akan tetap menanggung dosa sejak tiga hari setelah tidak adanya Khalifah. Dosa itu akan terus dipikulnya hingga hari pengangkatan Khalifah yang baru. Sebab, Allah SWT telah mewajibkan kepada mereka suatu kewajiban tetapi mereka tidak mengerjakannya, bahkan tidak terlibat dalam upaya-upaya yang menyebabkan terlaksananya kewajiban tersebut. Oleh karena itu, mereka layak menanggung dosa, serta layak menerima azab Allah dan kehinaan di dunia dan di akhirat. Kelayakan mereka menanggung dosa tersebut adalah suatu perkara yang jelas dan pasti sebagaimana halnya seorang muslim yang layak menerima azab karena meninggalkan suatu kewajiban yang telah diwajibkan oleh Allah. Apalagi kewajiban tersebut merupakan tumpuan pelaksanaan kewajiban-kewajiban lain, tumpuan penerapan syari&#8217;at Islam secara menyeluruh, bahkan menjadi tumpuan eksistensi tegaknya Islam agar panji-panji Allah dapat berkibar di negeri-negeri Islam dan di seluruh penjuru dunia.</p>
<p>Adapun hadits-hadits yang menyebut tentang uzlah atau mengasingkan diri dari masyarakat, dan bahwa seorang muslim cukup membatasi diri hanya berpegang teguh pada perkara-perkara agama yang khusus mengenai diri sendiri; tidak dapat dijadikan dalil dibolehkannya berdiam diri dari kewajiban mengangkat seorang Khalifah dan tidak pula menggugurkan dosanya.</p>
<p>Bagi orang yang meneliti hadits-hadits tersebut dengan seksama akan mengerti bahwa sebenarnya hadits-hadits itu berkaitan erat dengan persoalan berpegang teguh pada agama, bukan berkaitan dengan rukhshah (keringanan) bolehnya berdiam diri dari kewajiban mengangkat Khalifah bagi kaum muslimin. Sebagai contoh Imam Bukhari meriwayatkan dari Bisr bin Ubaidillah Al Hadlrami bahwa dia mendengar Abu Idris Al Khaulani mendengar Hudzaifah bin Yaman berkata:</p>
<p>كَانَ النَّاسُ يَسْأَلُونَ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْخَيْرِ وَكُنْتُ أَسْأَلُهُ عَنِ الشَّرِّ مَخَافَةَ أَنْ يُدْرِكَني، فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِ إِنَّا كُنَّا فِي جَاهِلِيَّةٍ وَشَرٍّ، فَجَاءَنَا اللهُ بِهَذَا الْخَيْرِ، فَهَلْ بَعْدَ هَذَا الْخَيْرِ مِنْ شَرٍّ ؟ قَالَ: نَعَمْ، قُلْتُ: وَهَلْ بَعْدَ ذلِكَ الشَّرِّ مِنْ خَيْرٍ ؟ قَالَ: نَعَمْ، وَفِيهِ دَخَنٌ، قُلْتُ: وَمَا دَخَنُهُ ؟ قَالَ قَوْمٌ يَهْدُونَ بِغَيْرِ هَدِيِي، تَعْرِفُ مِنْهُمْ وَتُنْكِرُ، قُلْتُ: فَهَلْ بَعْدَ ذلِكَ الْخَيْرِ مِنْ شَرٍّ ؟ قَالَ: نَعَمْ، دُعَاةٌ عَلَى أَبْوَابِ جَهَنَّمَ مَنْ أَجَابَهُمْ إِلَيْهَا قَذَفُوهُ فِيهَا، قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ صِفْهُمْ لَنَا، قَالَ: هُمْ مِنْ جِلْدَتِنَا، وَيَتَكَلَّمُونَ بِأَلْسِنَتِنَا، قُلْتُ: فَمَا تَأمُرُنِي إِنْ أَدْرَكَنِي ذلِكَ ؟ قَالَ: تَلْزَمُ جَمَاعَةَ الْمُسْلِمِينَ وَإِمَامَهُمْ، قُلْتُ: فَإِنْ لَمْ تَكُنْ لَهُمْ جَمَاعَةٌ وَلاَ إِمَامٌ، قَالَ: فَاعْتَزِلْ تِلْكَ الْفِرَقَ كُلَّهَا، وَلَوْ أَنْ تَعَضَّ بِأَصْلِ شَجَرَةٍ حَتَّى يُدْرِكَكَ الْمَوْتُ وَأَنْتَ عَلَى ذَلِكَ</p>
<p><em>&#8220;Dahulu, biasanya orang-orang bertanya kepada Rasulullah SAW tentang kebaikan, sedangkan aku bertanya kepada beliau tentang keburukan karena khawatir jangan-jangan itu menimpaku. Maka aku bertanya, &#8216;Wahai Rasulullah, kami dahulu berada di zaman Jahiliyah dan keburukan, lalu Allah mendatangkan kebaikan ini. Apakah setelah kebaikan ini ada keburukan?&#8217; Beliau menjawab, &#8216;Ya&#8217;. Aku bertanya, &#8216;Apakah setelah keburukan itu nanti ada kebaikan?&#8217; Beliau menjawab, &#8216;Ya, tetapi di dalamnya ada asap.&#8217; Aku bertanya, &#8216;Apakah asap itu?&#8217; Beliau menjawab, &#8216;Suatu kaum yang memberi petunjuk dengan selain petunjukku. Jika engkau menemui mereka ingkarilah.&#8217; Aku bertanya, &#8216;Apakah setelah kebaikan tersebut nanti ada keburukan?&#8217; Beliau menjawab, &#8216;Ya, yaitu munculnya da&#8217;i-da&#8217;i yang mengajak ke pintu Jahannam. Siapa saja yang menyambut ajakan mereka, niscaya akan mereka lemparkan ke dalam neraka itu.&#8217; Aku bertanya, &#8216;Wahai Rasulullah, jelaskanlah ciri-ciri mereka kepada kami.&#8217; Beliau menjawab, &#8216;Mereka itu mempunyai kulit seperti kulit kita dan berbicara dengan bahasa kita.&#8217; Aku bertanya, &#8216;Apakah yang engkau perintahkan kepadaku, jika hal itu menimpaku?’ Beliau bersabda, &#8216;Ikatkanlah dirimu kepada jama&#8217;ah kaum muslimin dan imam mereka.&#8217; Aku bertanya, &#8216;Kalau tidak ada jama&#8217;ah dan tidak ada imam?&#8217; Beliau menjawab, &#8216;Tinggalkanlah semua firqah yang ada, walau sampai engkau menggigit akar pohon hingga engkau mati dalam keadaan demikian.&#8217;&#8221;</em></p>
<p>Hadits ini secara jelas menunjukkan bahwa Rasulullah memerintahkan seorang muslim agar menetapi jama&#8217;ah kaum muslimin dan Imam (Khalifah) mereka, serta meninggalkan da&#8217;i-da&#8217;i yang mengajak ke pintu neraka jahannam. Kemudian seseorang bertanya apa yang harus dikerjakan dalam keadaan tidak ada jama&#8217;ah dan Imam sehubungan dengan menculnya da&#8217;i-da&#8217;i yang mengajak ke pintu jahannam. Pada situasi dan kondisi demikian, Rasulullah memerintahkan orang itu agar menjauhi semua firqah yang ada, dan bukan menjauhi kaum muslimin serta tidak pula memerintahkan berdiam diri dari kewajiban mengangkat seorang imam. Perintah beliau tegas, &#8220;Maka jauhilah semua firqah yang ada&#8221; . Dan beliau sangat menekankan perintah ini, sampai-sampai beliau menegaskan walaupun dalam rangka menjauhi firqah-firqah tersebut, seseorang terpaksa menggigit akar pohon sampai mati.</p>
<p>Makna hadits ini ialah “pegang teguhlah agamamu dan jauhilah da&#8217;i-da&#8217;i yang menyesatkan dan mengajak ke pintu jahannam”. Hadits ini tidak mengandung sedikit pun alasan untuk meninggalkan kewajiban mengangkat seorang Khalifah dan tidak pula mengandung sedikit pun rukhshah dalam pelaksanaannya. Perintah dalam hadits di atas terbatas pada perintah memegang teguh agama Islam dan menjauhi para da&#8217;i yang mengajak ke pintu Jahannam. Jadi setiap muslim akan tetap menanggung dosa apabila tidak berupaya mengangkat Khalifah. Sebab dalam hal ini dia diperintahkan untuk menjauhi semua firqah yang sesat demi menyelamatkan agamanya dari para da&#8217;i yang menyesatkan, walaupun harus menggigit akar pohon; dan bukan diperintahkan agar menjauhi jama&#8217;ah kaum muslimin dan berdiam diri dari kewajiban menegakkan hukum-hukum agama dan kewajiban mengangkat seorang Imam bagi kaum muslimin.</p>
<p>Contoh yang lain adalah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Abi Sa&#8217;id Al Khudri RA yang berkata: Rasulullah SAW bersabda:</p>
<p>يُوْشِك أَنْ يَكُوْنَ خَيْرُ مَال الْمُسْلِمِ غَنَم يُتْبَعُ بِهَا شَعْفَ الْجَبَالِ وَمَوَاقِعَ الْقَطْرِ يَفِرُّ بِدِيْنِهِ مِنَ الْفِتَنِ<br />
<em>&#8220;Hampir-hampir terjadi sebaik-baik harta seorang muslim ialah kambing yang selalu dia ikuti di puncak gunung dan tempat-tempat jatuhnya hujan, demi menjaga agamanya dari banyak fitnah&#8221;.</em></p>
<p>Hadits ini tidak berarti boleh mengasingkan diri dari jama&#8217;ah kaum muslimin dan berdiam diri dari kewajiban menegakkan hukum-hukum agama dan mengangkat Khalifah bagi kaum muslimin. Seluruh kandungan hadits ini adalah penjelasan tentang sebaik-baik harta seorang muslim di masa fitnah dan sebaik-baik tindakan yang dilakukan dalam melarikan diri dari fitnah. Jadi hadits ini bukan sebagai anjuran menjauhi dan ber-uzlah dari kaum muslimin.</p>
<p>Berdasarkan semua penjelasan di atas, maka tidak ada lagi alasan bagi seorang muslim di permukaan bumi ini untuk berdiam diri dari kewajiban yang telah dibebankan Allah kepada mereka untuk menegakkan agama. Kewajiban ini tidak lain adalah mengangkat seorang Khalifah bagi kaum muslimin tatkala di seluruh dunia tidak ada Khilafah; ketika tidak ada orang yang menegakkan hukum-hukum Allah untuk memelihara segala sesuatu yang harus dijaga kehormatannya; ketika tidak ada orang yang menegakkan hukum-hukum agama dan menyatukan kaum muslimin di bawah bendera La Ilaha Illallah Muhammadur Rasulullah. Tidak ada dalam Islam sedikit pun keringanan untuk berdiam diri dari kewajiban ini hingga Khilafah benar-benar berhasil ditegakkan. [ ]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerlylee.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerlylee.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerlylee.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerlylee.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerlylee.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerlylee.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerlylee.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerlylee.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerlylee.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerlylee.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerlylee.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerlylee.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerlylee.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerlylee.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerlylee.wordpress.com&amp;blog=3465790&amp;post=38&amp;subd=noerlylee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerlylee.wordpress.com/2011/05/28/al-khilafah-al-islamiyah-sistem-pemerintahan-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/07aba6d9d26f776987f31153849d8f78?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">atheakoe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Intellectual Property Rights (IPR)=Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)</title>
		<link>http://noerlylee.wordpress.com/2008/06/26/intellectual-property-rights-iprhak-kekayaan-intelektual-haki/</link>
		<comments>http://noerlylee.wordpress.com/2008/06/26/intellectual-property-rights-iprhak-kekayaan-intelektual-haki/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 05:58:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fathiyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kom Mas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerlylee.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Pengantar: Perkembangan globalisasi perekonomian dunia mendorong pembentukan standarisasi aturan main secara internasional yang berlaku bagi para pelaku ekonomi dalam menjalankan aktivitas usahanya HAKI bidang Software menjadi permasalahan umum. Permasalahan muncul karena kurangnya kesadaran bahwa harga lisensi Software bisa lebih tinggi dari harga Hardwarenya. Kekurang pemahaman ini menimbulkan persepsi bahwa dana yang tersedia lebih berharga digunakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerlylee.wordpress.com&amp;blog=3465790&amp;post=32&amp;subd=noerlylee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pengantar:</strong><br />
Perkembangan globalisasi perekonomian dunia mendorong pembentukan standarisasi aturan main secara internasional yang berlaku bagi para pelaku ekonomi dalam menjalankan aktivitas usahanya<br />
HAKI bidang Software menjadi permasalahan umum. Permasalahan muncul karena kurangnya kesadaran bahwa harga lisensi Software bisa lebih tinggi dari harga Hardwarenya.<br />
Kekurang pemahaman ini menimbulkan persepsi bahwa dana yang tersedia lebih berharga digunakan untuk pengadaan Hardware dibanding software. </p>
<p><strong>Pengertian:</strong><br />
Sebagai hak atas kekayaan yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia.<br />
Karya-karya intelektual tersebut dibidang:<br />
-ilmu pengetahuan<br />
-Seni<br />
-Sastra<br />
Teknologi:dilahirkan dengan pengorbanan tenaga, waktu dan bahkan biaya. Adanya pengorbanan tersebut menjadikan karya yang dihasilkan menjadi memiliki nilai.<br />
Apabila ditambah dengan manfaat ekonomi yang dapat dinikmati, maka nilai ekonomi yang melekat menumbuhkan konsepsi kekayaan (Property) terhadap karya-karya intelektual. Bagi dunia usaha, karya-karya itu dikatakan sebagai assetsperusahaan. </p>
<p><strong>Kategori:</strong><br />
<em><strong>Hak Cipta (UU No19’2002/Pasal 1 Ayat 1) </strong></em><br />
&#8211;&gt; Hak eksklusif bagi Pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan” menurut peraturan UU yang berlaku.<br />
<em><strong>Hak Kekayaan Industri </strong></em><br />
-Paten<br />
-Merek<br />
-Desain Industri<br />
-Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu<br />
-Rahasia Dagang<br />
-Varietas Tanaman </p>
<p><strong>Hak Kekayaan Industri:</strong><br />
<em><strong>Paten:</strong></em> eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada Inventor atas hasil Invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya<br />
<em><strong>Merek:</strong></em>tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf- huruf, angka- angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur- unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa.<br />
<em><strong>Desain Industri:</strong></em>suatu kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, atau garis dan warna, atau gabungan daripadanya yang berbentuk tiga dimensi atau dua dimensi yang memberikan kesan estetis dan dapat diwujudkan dalam pola tiga dimensi atau dua dimensi serta dapat dipakai untuk menghasilkan suatu produk, barang, komoditas industri, atau kerajinan tangan.<br />
<em><strong>Sirkuit Terpadu: </strong></em>suatu produk dalam bentuk jadi atau setengah jadi, yang di dalamnya terdapat berbagai elemen dan sekurang-kurangnya satu dari elemen tersebut adalah elemen aktif, yang sebagian atau seluruhnya saling berkaitan serta dibentuk secara terpadu di dalam sebuah bahan semikonduktor yang dimaksudkan untuk menghasilkan fungsi elektronik.<br />
<em><strong>Desain Tata Letak:</strong> </em>kreasi berupa rancangan peletakan tiga dimensi dari berbagai elemen, sekurang-kurangnya satu dari elemen tersebut adalah elemen aktif, serta sebagian atau semua interkoneksi dalam suatu Sirkuit Terpadu dan peletakan tiga dimensi tersebut dimaksudkan untuk persiapan pembuatan Sirkuit Terpadu.<br />
<em><strong>Rahasia Dagang: </strong></em>informasi yang tidak diketahui oleh umum di bidang teknologi dan/atau bisnis, mempunyai nilai ekonomi karena berguna dalam kegiatan usaha, dan dijaga kerahasiaannya oleh pemilik Rahasia Dagang. </p>
<p><strong>Tujuan:</strong><br />
Hasi riset dikomersialkan &#8211;&gt; diperlukan perlindungan yang memadai untuk mencegah sengketa dagang<br />
Memotifasi dapat berkarya dengan lebih baik sehingga timbul kompetisi.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/noerlylee.wordpress.com/32/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/noerlylee.wordpress.com/32/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerlylee.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerlylee.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerlylee.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerlylee.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerlylee.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerlylee.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerlylee.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerlylee.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerlylee.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerlylee.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerlylee.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerlylee.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerlylee.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerlylee.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerlylee.wordpress.com&amp;blog=3465790&amp;post=32&amp;subd=noerlylee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerlylee.wordpress.com/2008/06/26/intellectual-property-rights-iprhak-kekayaan-intelektual-haki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/07aba6d9d26f776987f31153849d8f78?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">atheakoe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ETIKA PROFESI</title>
		<link>http://noerlylee.wordpress.com/2008/06/26/etika-profesi/</link>
		<comments>http://noerlylee.wordpress.com/2008/06/26/etika-profesi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 05:13:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fathiyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kom Mas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerlylee.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Etika Penggunaan TI Etika secara umum didefinisikan sebagai suatu kepercayaan atau pemikiran yang mengisi suatu individu, yang keberadaan nya bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat atas perilaku yang diperbuat. Moral adalah tradisi kepercayaan mengenai perilaku benar dan salah yang diakui oleh masyarakat secara universal. Perbedaanya bahwa etika akan menjadi bebeda dari masyarakat satu dengan masyarakat yang lain. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerlylee.wordpress.com&amp;blog=3465790&amp;post=24&amp;subd=noerlylee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Etika Penggunaan TI</strong><br />
<em><strong>Etika</strong></em> secara umum didefinisikan sebagai suatu kepercayaan atau pemikiran yang mengisi suatu individu, yang keberadaan nya bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat atas perilaku yang diperbuat.<br />
<em><strong>Moral</strong></em> adalah tradisi kepercayaan mengenai perilaku benar dan salah yang diakui oleh masyarakat secara universal. Perbedaanya bahwa etika akan menjadi bebeda dari masyarakat satu dengan masyarakat yang lain. </p>
<p><strong>Tiga alasan utama minat masyarakat yang tinggi pada etika computer</strong><br />
&gt;Kelenturan logis (logical malleability)<br />
&gt;Faktor transformasi (transformation factors)<br />
&gt;Faktor tak kasat mata (invisibility factors) </p>
<p><strong>ETIKA PEMANFAATAN TI</strong><br />
Dampak pemanfaatan teknologi informasi yang kurang tepat sbb (I Made Wiryana) :<br />
-Rasa takut<br />
-Keterasingan<br />
-Golongan Informasi dan minoritas<br />
-Pentingnya Individu<br />
-Tingkat kompleksitas serta kecepatan yang sudah tidak dapat ditangani<br />
-Makin rentannya organisasi<br />
-Dilarangnya privasi<br />
-Pengangguran dan pemindahan kerja<br />
-Kurangnya tanggung jawab profesi<br />
-Kaburnya citra manusia </p>
<p><strong>Beberapa langkah untuk menghadapi dampak pemanfaatan TI</strong><br />
 (I Made Wiryana) :<br />
-Desain yang berpusat pada manusia;<br />
-Dukungan organisasi;<br />
-Perencanaan pekerjaan;<br />
-Pendidikan;<br />
-Umpan balik dan imbalan;<br />
-Meningkatkan kesadaran publik;<br />
-Perangkat hukum;<br />
-Riset yang maju.</p>
<p>Beberapa langkah dalam mengelompokkan perilaku dan menekankan standar etika berupa :<br />
1. Formulasikan suatu kode perilaku.<br />
2. Tetapkan aturan prosedur yang berkaitan dengan masalah-masalah sepertipenggunaan jasa komputer untuk pribadi dan hak milik atas program dan data komputer.<br />
3. Jelaskan sanksi yang akan diambil terhadap pelanggar, seperti tenguran,	penghentian, dan    tuntutan.<br />
4. Kenali perilaku etis.<br />
5. Fokuskan perhatian pada etika secara terprogram seperti pelatihan dan bacaan yang syaratkan.<br />
6. Promosikan undang-undang kejahatan komputer pada karyawan. Simpan  suatu catatan formal    yang menetapkan pertanggungjawaban tiap spesialis informasi untuk semua tindakan, dan kurangi godaan untuk melanggar dengan program-program seperti audit etika.<br />
7. Mendorong penggunaan program rehabilitasi yang memperlakukan pelanggar etika dengan cara yang sama seperti perusahaan mempedulikan pemulihan bagi alkoholik atau penyalahgunaan obat bius.<br />
8. Dorong partisipasi dalam perkumpulan profesional.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/noerlylee.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/noerlylee.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerlylee.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerlylee.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerlylee.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerlylee.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerlylee.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerlylee.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerlylee.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerlylee.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerlylee.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerlylee.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerlylee.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerlylee.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerlylee.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerlylee.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerlylee.wordpress.com&amp;blog=3465790&amp;post=24&amp;subd=noerlylee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerlylee.wordpress.com/2008/06/26/etika-profesi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/07aba6d9d26f776987f31153849d8f78?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">atheakoe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MI = Masyarakat Informasi ???</title>
		<link>http://noerlylee.wordpress.com/2008/06/26/mi-masyarakat-informasi/</link>
		<comments>http://noerlylee.wordpress.com/2008/06/26/mi-masyarakat-informasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 04:52:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fathiyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kom Mas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerlylee.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[UU yang mengatur MI Indonesia sebagai Masyarakat Informasi Global ( MIG) yang akan memasuki Abad Informasi dan bertumpu pada teknologi internet mungkin dimasa mendatang akan ada teknologi lainnya yang menggantikan internet sebagai teknologi informasi. MI yang berpusat pada masyarakat, inklusif, dan berorientasi pada pembangunan Dimana: - setiap orang dapat membuat, mengakses, memanfaatkan, dan berbagi informasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerlylee.wordpress.com&amp;blog=3465790&amp;post=21&amp;subd=noerlylee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>UU yang mengatur MI Indonesia sebagai Masyarakat Informasi Global ( MIG) yang akan memasuki Abad Informasi dan bertumpu pada teknologi internet mungkin dimasa mendatang akan ada teknologi lainnya yang menggantikan internet sebagai teknologi informasi.<br />
MI yang berpusat pada masyarakat, inklusif, dan berorientasi pada pembangunan<br />
Dimana:<br />
- setiap orang dapat membuat, mengakses, memanfaatkan, dan berbagi informasi serta pengetahuan<br />
- setiap individu, komunitas, dan masyarakat untuk mencapai potensi mereka dalam<br />
rangka mengembangkan pembangunan yang terus terpelihara dan mengembangkan kualitas hidup mereka<br />
<span style="font-weight:bold;">Unsur-unsur MI:</span><br />
-infrastruktur jaringan telekomunikasi pita lebar yang harganya terjangkau oleh masyarakat,<br />
-masyarakat pemakai dan penyedia informasi,<br />
-SDM terampil dalam TI yang demikian besar varian-nya,<br />
-Industri TI yang demikian beragam dan sangat luas,<br />
-otoritas (regulator) yang mengatur tentang TI dan bersifat sebagai katalisator yang efisien.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/noerlylee.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/noerlylee.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerlylee.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerlylee.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerlylee.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerlylee.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerlylee.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerlylee.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerlylee.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerlylee.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerlylee.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerlylee.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerlylee.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerlylee.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerlylee.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerlylee.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerlylee.wordpress.com&amp;blog=3465790&amp;post=21&amp;subd=noerlylee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerlylee.wordpress.com/2008/06/26/mi-masyarakat-informasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/07aba6d9d26f776987f31153849d8f78?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">atheakoe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Privasi dan Kebebasan Informasi</title>
		<link>http://noerlylee.wordpress.com/2008/06/26/privasi-dan-kebebasan-informasi/</link>
		<comments>http://noerlylee.wordpress.com/2008/06/26/privasi-dan-kebebasan-informasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 04:39:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fathiyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kom Mas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerlylee.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Pengertian Privasi Privasi (Bahasa Inggris: privacy) adalah kemampuan satu atau sekelompok individu untuk mempertahankan kehidupan dan urusan personalnya dari publik, atau untuk mengontrol arus informasi mengenai diri mereka Menurut UU Teknologi Informasi ayat 19 Privasi adalah hak individu untuk mengendalikan penggunaan informasi tentang identitas pribadi baik oleh dirinya sendiri atau oleh pihak lainnya. Hukuman dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerlylee.wordpress.com&amp;blog=3465790&amp;post=14&amp;subd=noerlylee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pengertian Privasi</strong><br />
<strong><em>Privasi</em> </strong>(Bahasa Inggris: privacy) adalah kemampuan satu atau sekelompok individu untuk mempertahankan kehidupan dan urusan personalnya dari publik, atau untuk mengontrol arus informasi mengenai diri mereka</p>
<p><strong>Menurut UU Teknologi Informasi ayat 19</strong><br />
Privasi adalah hak individu untuk mengendalikan penggunaan informasi tentang identitas pribadi baik oleh dirinya sendiri atau oleh pihak lainnya.</p>
<p><strong>Hukuman dan pidana tentang privasi</strong><br />
<em><strong>Pasal 29 : Pelanggaran Hak Privasi</em></strong><br />
Barangsiapa dengan sengaja dan melawan hukum memanfaatkan Teknologi Informasi untuk mengganggu hak privasi individu dengan cara menyebarkan data pribadi tanpa seijin yang bersangkutan, dipidana penjara paling singkat  3  (tiga) tahun dan paling lama 7 (tujuh) tahun.</p>
<p><strong>Pengertian Kebebasan</strong><br />
Berasal dari kata dasar “Bebas”<br />
Bebas adalah hak asasi manusia yang paling dasar dimana masih adanya keterikatan terhadap aturan – aturan atau norma – norma yang berlaku dimana tempat itu berada.</p>
<p><strong>Informasi</strong><br />
Informasi adalah suatu kenyataan, data, item yang menambah pengetahuan bagi penggunanya<br />
Informasi adalah kenyataan yang menunjukkan hasil pengolahan data yang berguna kepada yang menerimanya.</p>
<p><strong>Privacy Information (Security)</strong><br />
Sebuah informasi harus aman, dalam arti hanya diakses oleh pihak – pihak yang berkepentingan saja sesuai dengan sifat dan tujuan dari informasi tersebut.</p>
<p><strong>Kebebasan Memperoleh Informasi</strong><br />
kegiatan mempromosikan keterbukaan dan akuntabilitas sektor publik dengan cara memberikan kewenangan kepada masyarakat untuk mengakses informasi tersebut.</p>
<p><strong>Ciri Kebebasan Informasi</strong><br />
&gt;Keterbukaan maksimum<br />
&gt;Kewajiban untuk mengumumkan informasi<br />
&gt;Memajukan pemerintahan yang terbuka<br />
&gt;Pembatasan cakupan kekecualian<br />
&gt;Proses-proses untuk mempermudah pemerolehan informasi<br />
&gt;Biaya (untuk memperoleh informasi)<br />
&gt;Rapat (lembaga pemerintah) yang terbuka<br />
&gt;Keterbukaan informasi adalah prioritas<br />
&gt;Perlindungan untuk pengungkap (whistle blower)</p>
<p><em><strong>Rangkuman</strong></em><br />
<em><strong>Privasi </strong></em>adalah hak individu untuk mengendalikan penggunaan informasi tentang identitas pribadi baik oleh dirinya sendiri atau oleh pihak lainnya.<br />
<em><strong>Bebas</strong> </em>adalah hak asasi manusia yang paling dasar dimana masih adanya keterikatan terhadap aturan – aturan atau norma – norma yang berlaku dimana tempat itu berada.<br />
<em><strong>Informasi</strong> </em>adalah kenyataan yang menunjukkan hasil pengolahan data yang berguna kepada yang menerimanya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/noerlylee.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/noerlylee.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerlylee.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerlylee.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerlylee.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerlylee.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerlylee.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerlylee.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerlylee.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerlylee.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerlylee.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerlylee.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerlylee.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerlylee.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerlylee.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerlylee.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerlylee.wordpress.com&amp;blog=3465790&amp;post=14&amp;subd=noerlylee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerlylee.wordpress.com/2008/06/26/privasi-dan-kebebasan-informasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/07aba6d9d26f776987f31153849d8f78?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">atheakoe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>When UTS</title>
		<link>http://noerlylee.wordpress.com/2008/05/15/when-uts/</link>
		<comments>http://noerlylee.wordpress.com/2008/05/15/when-uts/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 May 2008 04:15:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fathiyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Other]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerlylee.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Minggu kemarin barusan selesai UTS, lum tahu hasilnya gimana? cuma yang dah keluar nilainya Statistika, ancur banget coz pas H-nya, gak bawa buku catetan padahal openbook hiks&#8230;hiks&#8230; so, seadanya deh, sabet kanan kiri, pinjem buku temen2 selama gak ketahuan&#8230;. Ini nih gara sifat buruk kalo pas d KM slalu bawa2 bacaan, habisnya daripada bengong gitu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerlylee.wordpress.com&amp;blog=3465790&amp;post=12&amp;subd=noerlylee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Minggu kemarin barusan selesai UTS, lum tahu hasilnya gimana? cuma yang dah keluar nilainya Statistika, ancur banget coz pas H-nya, gak bawa buku catetan padahal openbook <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  hiks&#8230;hiks&#8230; so, seadanya deh, sabet kanan kiri, pinjem buku temen2 selama gak ketahuan&#8230;. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Ini nih gara sifat buruk kalo pas d KM slalu bawa2 bacaan, habisnya daripada bengong gitu kan mending sambil baca <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  , eh gak tahunya kena deh&#8230;</p>
<p>Bener2 Ujian nih UTS kemarin tuh, hari jumat tgl 2 Mei 2008 jam 09.32 (cie&#8230; lengkap benar <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ), jatuh dari motor, itu pas perjalanan dari Klinik Menganti mau balik ke Klinik Ngagel. Sebenarnya sih paginya dari kampus ngikut upacara (Inipun karna di telpon Bu Evrita PRIII, kalo ga&#8217; ya ga&#8217; bakal ikut coz mau dapet beasiswa&#8230; Alhamdulillah lumayan buat nutupin SPP hehehe&#8230;), dah telat pula, eh di sana gak da satupun temen2 yang kukenal kecuali kakak2 Semester IV, itupun anak pagi semua, yah diem mlulu deh. Setelah selesai upacara yang ternyata dihadiri oleh korban2 beasiswa, dan itupun gak semua maju ke podium (kirain gitu&#8230; <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> ), lah kalo semua maju, trus pesertanya siapa? Langsung cabut ke Klinik Menganti, balik dari sana rencana mau sarapan bareng2 Mbak Fajar n dr.Rini, eh gak tahunya Allah berkehendak lain.  Di daerah sekitar Joyoboyo,  hampir tubrukan ma motor lain dari arah perempatan jalan, sempet ngeles tapi ban belakang nyenggol ban depan motor lain, so ga&#8217; bisa jaga keseimbangan jatuh deh, sempet ga&#8217; sadar juga sebentar coz ga&#8217; tahu kebentur apa&#8230; eh tahu2 gigi berdarah dan tanggal satu hiks&#8230; hiks <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  , so cepet2 bangun buat balik ke Ngagel, eh ma orang2 sekitar mau d bwa k RS, gak mau deh&#8230; mending ke klinik aja, trus orang yg mau nabrak tadi kabur, ga&#8217; tahunya  diteriakin ma orang2 di sekitarnya, akhirnya berhenti deh tuk bawa ke RS, btw q gak mau, n setelah minum dikasih ma ibu2 yang baik hati, tancap lagi ke Ngagel, dengan mulut berdarah-darah gitu( cie&#8230; dramatisir banget)</p>
<p>Di Ngagel tuh temenku nyeletuk,&#8221; Mau berobat Mbak?&#8221;, Q cuma bisa ngangguk aja, eh dikira bercanda, terus setelah tahu kondisi q, langsung dia masuk klinik, bingung nyamperin dokterku&#8230;. heboh deh&#8230; Malemnya kan masih UTS, aq masih trauma, so  dijemput Mbak Tsabitah (pembimbing ngaji ku) coz ntar setelah UTS rencananya mau ngaji, tapi ternyata gak jadi coz dia kasihan ma aq, mending buat istirahat aj gitu katanya. Keesokannya sabtu badan sakit semua, alhamdulillah gak ada kul, so bisa istirahat total. N malemnya Ayah n Dedek datang.</p>
<p>UTS trakhir matkul MatDis(Matematika Diskrit) datang terlambat karena benerin trouble kompie d Klinik Balongsari, gak tahunya dah telat lebih dari 30&#8243;, nyampe di kelas, di hadang ma penjaga UTS, gak boleh masuk, lemes deh n pasrah aja apapun itu keputusannya, ternyata di depan kelas ada Bapak( gak tahu namanya) dari Jurusan bisik2 ma Ibu pengawas, gak tahu apa, trus akhirnya diijinin ngikut ujian, Alhamdulillah&#8230; Pas di kelas ngerjain seadanya aja lagi males mikir, so gak tahu deh klo ntar nilainya hancur <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  , dah pasrah deh habis malemnya juga gak sempet blajar. Double mikir coz ma mbak2 UKKI mo diikutin lomba cerdas cermat UKKI Unesa, kenapa juga aq, padahal ilmu agamapun masih pas2an. Modal nekat doank&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  . Setelah 20 menit berlalu, langsung aja dikumpulin, trus  nunggu Mbak Kamilah di masjid ternyata acaranya juga gak jadi&#8230;.(sabar tih&#8230;), langsung cabut ke kosan Mbak Ery, di sana ngenet deh, ditanyain Mbak Nara, apa dah belajar buat ntar, langsung aja q katakan kalo belum&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  , hehehe&#8230;.</p>
<p>Sorenya jam 15.30, kita ke UNESA, ternyata nyampe sana dah telat, n pas tahu tuh acara ikhtilat( percampuran antara laki2 dan perempuan) bukan pada tempatnya coz, itu acara cuma uji coba pengetahuan agama aja, bukan buat nambah pengetahuan agama, n dalam agama gak diperbolehkan selain kesehatan, pendidikan, dan muamalah (jual-beli). Kita peserta yang tetep kekeh megang tuh syariat akhirnya menolak untuk ngikut lomba, walopun Ketum dah nego ma panitia, namun akhirnya mending kita mundur aja, entah alasan apa entar ma PRIII. Ya dah itulah kamis yang melelahkan dan harus bener2 sabar deh tih&#8230;&#8230;..Tapi gak cukup sampai di sini aja&#8230;</p>
<p>Jumatnya, dapet SMS dari dedek kalo Ayah sakit n panas naik turun terus, padahal dah seminggu sejak beliau ke Sby, q bilang ma adek buat bawa Ayah k dokter ato periksa Lab, coz khawatir kalo kena penyakit apa gitu? Dan ternyata benar beliau kena Suspect DHF, walopun masih gejala, khawatir juga, akhirnya opname di Puskesmas KedungKandang, selain deket ma rumah, jadinya kalo bolak-balik rumah puskesmas gak repot. Malem itu juga q langsung ijin ma Big Boss buat libur, lagipula udah gak UTS.</p>
<p>Subahanallah, 2 minggu ini bener2 lagi di uji kesabaran dan Alhamdulillah&#8230; semua dah selesai. Walopun evaluasi ngaji sampai sekarang lum kelar2, walopun dah beruangkali di planning, ada saja halangannya. Why?</p>
<p>Ya Rabb&#8230;mudahkanlah hamba-Mu ini meraih jalan menuju Ridho-Mu&#8230;. Amin&#8230;.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/noerlylee.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/noerlylee.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerlylee.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerlylee.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerlylee.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerlylee.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerlylee.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerlylee.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerlylee.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerlylee.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerlylee.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerlylee.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerlylee.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerlylee.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerlylee.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerlylee.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerlylee.wordpress.com&amp;blog=3465790&amp;post=12&amp;subd=noerlylee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerlylee.wordpress.com/2008/05/15/when-uts/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/07aba6d9d26f776987f31153849d8f78?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">atheakoe</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
